Sporty Magazine official website | Members area : Register | Sign in

Miyabi, Ariel dan Luna Maya dalam Satu Film?

Kamis, 30 Desember 2010

Share this history on :

Sibero-News-Meski mendekam dalam rutan Kebun Waru, Bandung karena kasus video asusila yang menjeratnya, bukan berarti karier keartisan Nazriel Ilham alias Ariel Peterpan padam. Rumah produksi Maxima sudah meliriknya.

Ariel ditawari bermain dalam film layar lebar. Sebelumnya Ariel juga pernah menjajal aktingnya sebagai Arai dalam film sekuel Laskar Pelangi, 'Sang Pemimpi'.

Ody Mulya Hidayat, produser Maxima Picture ini menyatakan niatnya membuat film thriller bertema pembunuhan yang dibintangi langsung oleh Ariel.

"Waktu itu aku sempat mau mengajak Ariel main di film saya, tapi karena tersandung kasus, jadi baru menyusun konsep saja, karena saya tahu dia punya potensi besar untuk akting," ujar Ody saat dihubungi VIVAnews.com, Jumat 31 Desember 2010.

Tidak tanggung-tanggung, ternyata Ody juga berencana mengajak dua bintang wanita sensasional, Luna Maya dan Miyabi, dalam film yang akan digarapnya tersebut.

"Aku pernah diskusi dengan Luna Maya tentang film itu, dia tertarik. Saya juga tawarkan bagaimana kalau mengajak Ariel, dia bilang oke sekali, lalu saya bilang akan mengajak Miyabi, dia juga tidak masalah," kata produser itu.

Lantas, apakah Ody sudah menyiapkan dana khusus untuk membayar honor Luna Maya dan Miyabi dalam film itu? "Saya sudah punya dana khusus untuk mereka bertiga. Tapi tetap harus menunggu Ariel bebas dulu. Dalam film itu imej seksinya juga akan dihilangkan," ucap pria itu dengan lantang.

Ody juga bercerita bagaimana Miyabi ketagihan berakting dalam film layar lebar Indonesia. "Dia sangat ingin main film lagi di sini, apalagi setelah main di film 'Hantu Tanah Kusir' itu. Dia bilang, sudah bisa beradaptasi dan nyaman dengan para pemain film di sini."
VivaNews.com
Thank you for visited me, Have a question ? Contact on : youremail@gmail.com.
Please leave your comment below. Thank you and hope you enjoyed...

0 komentar:

Poskan Komentar